Rabu, 19 Februari 2020


PERISTIWA DI SEKITAR KEMERDEKAAN

1) PERUNDINGAN LINGGAR JATI
Waktu : 15 November 1946
Tempat : Istana Merdeka Jakarta
Latar Belakang :
Masuknya AFNEI yang diboncengi NICA ke Indonesia karena Jepang menetapkan 'status quo' di Indonesia menyebabkan terjadinya konflik antara Indonesia dengan Belanda, seperti contohnya peristiwa 10 November, selain itu pemerintah Inggris menjadi penanggung jawab untuk menyelesaikan konflik politik dan militer di Asia. Oleh sebab itu, Sir Archibald Clark Kerr, Diplomat Inggris, mengundang Indonesia dan Belanda untuk berunding di Hooge Veluwe, tetapi perundingan tersebut gagal karena Indonesia meminta Belanda mengakui kedaulatannya atas Jawa, Sumatera dan Pulau Madura, tetapi Belanda hanya mau mengakui Indonesia atas Jawa dan Madura saja.

Hasil perundingan tersebut menghasilkan 17 pasal yang antara lain berisi:
*Belanda mengakui secara de facto wilayah Republik Indonesia, yaitu Jawa, Sumatera dan Madura.
*Belanda harus meninggalkan wilayah RI paling lambat tanggal 1 Januari 1949.
*Pihak Belanda dan Indonesia Sepakat membentuk negara RIS.
Dalam bentuk RIS Indonesia harus tergabung dalam Commonwealth/Persemakmuran Indonesia-Belanda dengan mahkota negeri Belanda sebagai kepala uni.

2) PERUNDINGAN RENVILLE
Waktu : 8 Desember 1947
Tempat : Tanjung PriokJakarta.
Latar Belakang :
Pada tanggal 1 Agustus 1947, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa mengeluarkan resolusi gencatan senjata antara Belanda dan Indonesia. Gubernur Jendral Van Mook dari Belanda memerintahkan gencatan senjata pada tanggal 5 Agustus. Pada 25 Agustus, Dewan Keamanan mengeluarkan resolusi yang diusulkan Amerika Serikat bahwa Dewan Keamanan akan menyelesaikan konflik Indonesia-Belanda secara damai dengan membentuk Komisi Tiga Negara yang terdiri dari Belgia yang dipilih oleh Belanda, Australia yang dipilih oleh Indonesia, dan Amerika Serikat yang disetujui kedua belah pihak.
Pada 29 Agustus 1947, Belanda memproklamirkan garis Van Mook yang membatasi wilayah Indonesia dan Belanda. Republik Indonesia menjadi tinggal sepertiga Pulau Jawa dan kebanyakan pulau di Sumatra, tetapi Indonesia tidak mendapatwilayah utama penghasil makanan. Blokade oleh Belanda juga mencegah masuknya persenjataan, makanan dan pakaian menuju ke wilayah Indonesia.
Pemerintah RI dan Belanda sebelumnya pada 17 Agustus 1947 sepakat untuk melakukan gencatan senjata hingga ditandatanganinya Persetujuan Renville, tetapi pertempuran terus terjadi antara tentara Belanda dengan berbagai laskar-laskar yang tidak termasuk TNI, dan sesekali unit pasukan TNI juga terlibat baku tembak dengan tentara Belanda, seperti yang terjadi antara Karawang dan Bekasi.
Isi Perundingan :
Belanda hanya mengakui Jawa TengahYogyakarta, dan Sumatra sebagai bagian wilayah Republik Indonesia
Disetujuinya sebuah garis demarkasi yang memisahkan wilayah Indonesia dan daerah pendudukan Belanda
TNI harus ditarik mundur dari daerah-daerah kantongnya di wilayah pendudukan di Jawa Barat dan Jawa Timur.

3) PERUNDINGAN ROEM-ROYEN
Waktu : 14 April 1949
Tempat :  Hotel Des Indes, Jakarta
Latar Belakang :
Perjanjian Roem-Royen adalah sebuah perjanjian antara Indonesia dengan Belanda yang dimulai pada tanggal 14 April 1949 dan akhirnya ditandatangani pada tanggal 7 Mei 1949 di Hotel Des Indes, Jakarta. Namanya diambil dari kedua pemimpin delegasiMohammad Roem dan Herman van Roijen. Maksud pertemuan ini adalah untuk menyelesaikan beberapa masalah mengenai kemerdekaan Indonesia sebelum Konferensi Meja Bundar di Den Haag pada tahun yang sama. Perjanjian ini sangat alot sehingga memerlukan kehadiran Bung Hatta dari pengasingan di Bangka, juga Sri Sultan Hamengkubuwono IX dari Yogyakarta untuk mempertegas sikap Sri Sultan HB IX terhadap Pemerintahan Republik Indonesia di Yogyakarta, di mana Sultan HamengkuBuwono IX mengatakan “Jogjakarta is de Republiek Indonesie” (Yogyakarta adalah Republik Indonesia).[1]

Hasil pertemuan ini adalah:
Angkatan bersenjata Indonesia akan menghentikan semua aktivitas gerilya
Pemerintah Republik Indonesia akan menghadiri Konferensi Meja Bundar
Pemerintah Republik Indonesia dikembalikan ke Yogyakarta
Angkatan bersenjata Belanda akan menghentikan semua operasi militer dan membebaskan semua tawanan perang
Pada tanggal 22 Juni, sebuah pertemuan lain diadakan dan menghasilkan keputusan:
Kedaulatan akan diserahkan kepada Indonesia secara utuh dan tanpa syarat sesuai perjanjian Renville pada 1948
Belanda dan Indonesia akan mendirikan sebuah persekutuan dengan dasar sukarela dan persamaan hak
Hindia Belanda akan menyerahkan semua hak, kekuasaan, dan kewajiban kepada Indonesia[2]

4) KONVERENSI INTER INDONESIA
Waktu : 19-22 Juli 1949
Tempat :  Yogyakarta
Latar Belakang :
onferensi Inter Indonesia adalah konferensi yang berlangsung antara Negara Indonesia dengan Negara-negara boneka/Negara bentukan Belanda yang tergabung dalam BFO (Bijenkomst Voor Federal Overslag). Awalnya BFO diharapkan oleh Belanda untuk mempermudah mengusai Indonesia kembali. Namun sikap Negara- Negara dalam BFO berubah setelah Belanda melancarkan agresi militernya kepada Indonesia untuk yang kedua kalinya. Karena simpati dari Negara-negara BFO membebaskan pemimpin-pemimpin Indonesia, BFO juga turut berjasa atas terselenggaranya Konferensi Inter Indonesia.

Hasil kesepakatan dari Konferensi Inter-Indonesia adalah:
Negara Indonesia Serikat disetujui dengan nama Republik Indonesia Serikat (RIS) berdasarkan demokrasi dan federalisme (serikat).
RIS akan dikepalai oleh seorang Presiden dibantu oleh menteri-menteri yang bertanggung jawab kepada Presiden.
RIS akan menerima penyerahan kedaulatan, baik dari Republik Indonesia maupun dari kerajaan Belanda.
Angkatan perang RIS adalah angkatan perang nasional, dan Presiden RIS adalah Panglima Tertinggi Angkatan Perang RIS.
Pembentukkan angkatan Perang RIS adalah semata-mata soal bangsa Indonesia sendiri.
5) KOMISI 3 NEGARA
Waktu : 25 Agustus 1947
Latar Belakang :
Komisi Tiga Negara (atau yang sering disingkat dengan “KTN” saja) adalah sebuah lembaga kerja atau komite kerja diplomasi mancanegara yang hadir pada masa perjuangan dan revolusi Indonesia mempertahankan kemerdekaan. Nama resmi lembaga kerja ini adalah "Committee of Good Office" for Indonesia. Meski demikian, lembaga ini lebih terkenal dengan dengan sebutan Komisi Tiga Negara karena keanggotaan lembaga ini yang memang hanya berisikan tiga negara, yakni Australia, Belgia, serta Amerika Serikat. Negara-negara tersebut dipilih dan diwakili oleh: • Australia: dipilih oleh Indonesia; diwakili oleh Richard C. Kirby. • Belgia: dipilih oleh Belanda; diwakili oleh Paul van Zeeland. • Amerika Serikat: pihak netral yang ditunjuk Indonesia & Belanda; diwakili oleh Dr. Frank Graham.

Terdapat 4 tugas utama dari KTN, yaitu:
 • Menguasai dengan cara langsung penghentian tembak menembak sesuai dengan resolusi PBB
• Menjadi penengah konflik antara Indonesia serta Belanda.
• Memasang patok-patok wilayah status quo yang dibantu oleh TNI
• Mempertemukan kembali Indonesia serta Belanda dalam Perundingan Renville.

6) KONVERENSI MEJA BUNDAR
Waktu : 23 Agustus hingga 2 November 1949
Tempat :  Den Haag, Belanda
Latar Belakang :
Usaha untuk meredam kemerdekaan Indonesia dengan jalan kekerasan berakhir dengan kegagalan. Belanda mendapat kecaman keras dari dunia internasional. Belanda dan Indonesia kemudian mengadakan beberapa pertemuan untuk menyelesaikan masalah ini secara diplomasi, lewat perundingan Linggarjati dan perjanjian Renville. Pada 28 Januari 1949, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa meloloskan resolusi yang mengecam serangan militer Belanda terhadap tentara Republik di Indonesia dan menuntut dipulihkannya pemerintah Republik. Diserukan pula kelanjutan perundingan untuk menemukan penyelesaian damai antara dua pihak.[2]

Kamis, 23 Januari 2020

Organisasi Pergerakan Nasional

BUDI UTOMO

Gagasan pertama pembentukan Budi Utomo berasal dari dr. Wahidin Sudirohusodo, seorang dokter Jawa dari Surakarta. Ia menginginkan adanya tenaga-tenaga muda yang terdidik secara Barat, namun pada umumnya pemuda-pemuda tersebut tidak sanggup membiayai dirinya sendiri. Sehubungan dengan itu perlu dikumpulkan beasiswa (study fond) untuk membiayai mereka.Pada tahun 1908 dr. Wahidin bertemu dengan Sutomo, pelajar Stovia. Dokter Wahidin mengemukakan gagasannya pada pelajar-pelajar Stovia dan para pelajar tersebut menyambutnya dengan baik. Secara kebetulan para pelajar Stovia juga memerlukan adanya suatu wadah yang dapat menampung kegiatan dan kehidupan budaya mereka pada umumnya. Sehubungan dengan itu pada tanggal 20 Mei 1908 diadakan rapat di satu kelas di Stovia. Rapat tersebut berhasil membentuk sebuah organisasi bernama Budi Utomo dengan Sutomo ditunjuk sebagai ketua nya.
TOKOH-TOKOH PENTINGNYA
-Wahidin Sudirohusodo
-Dr.Sutomo

-Dr.Cipto Mangankusumo

2.Tujuan Budi Utomo
Tujuan Budi Utomo adalah menyadarkan rakyat Indonesia dan berusaha meningkatkan kemajuan penghidupan bangsa. Dalam meningkatkan penghidupan itu juga disertai usaha memperdalam keseniaan dan kebudayaan. Tujuan lainnya adalah menjamin kehidupan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang terhormat dengan menitikberatkan hal pendidikan, pengajaran, dan kebudayaan.
3.Waktu berdirinya
Didirikan pada tanggal 20 mei 1908,di yogyakarta oleh Dr,Wahidin Sudiro Husodo
4.Bubarnya
Budi Utomo di bubarkan pada tahn 1935
5.Penyebab Kemundurannya
Budi Utomo lebih di dominasi oleh golongan tua tekanan dari pemerintahan belanda menyebab kan budi utomo mundur.
Budi Utomo Indonesia

Rabu, 04 September 2019

Belajar Desain Grafis Mudah dan Cepat untuk Pemula


1. Komunikasi
Tugas utama seorang desainer grafis adalah dapat mengkomunikasikan pesan dari brand/produk klien kepada target marketnya secara tepat. Namun, disamping itu kemampuan komunikasi juga dibutuhkan untuk dapat mempresentasikan, meyakinkan hingga melakukan persuasi terhadap klien  tentang suatu ide.
2. Rasa ingin tahu yang besar
Belajar akan lebih cepat dan lebih berhasil jika kamu memiliki rasa ingin tahu yang besar. Banyaklah bertanya pada diri sendiri saat kamu mencoba mendesain sesuatu. Kamu takkan bisa berjalan jauh di dunia ini, jika kamu tak memiliki rasa ingin tahu yang besar. Seorang desainer grafis harus mau mencoba untuk melihat diluar konteks, mengekplorasi gambaran besar hingga detail-detail terkecil sekalipun.
3. Gairah (Passion)
Ada ungkapan bahwa design is a labour of love. Pekerjaan desain grafis melibatkan waktu-waktu yang relatif panjang untuk mengerjakan sebuah proyek, load pekerjaan yang cukup banyak, deadline yang tricky, hingga brief klien yang tidak jelas. Gairah untuk menghasilkan karya yang bagus adalah hal yang dapat membuatmu mau terus maju saat menghadapi situasi-situasi yang melelahkan.
4. Open minded
Open minded adalah karakter yang sangat penting saat kamu harus mencoba hal-hal baru yang mungin belum pernah dicoba sebelumnya. Selain itu, kemampuan ini juga akan menolong kamu untuk dapat menerima kritik dengan cara yang sehat. Sehingga kemampuanmu dapat bertumbuh pesat.
5. Reliability & problem solving
Klien tak hanya menginginkan talenta bagus, mereka butuh seseorang yang dapat mereka percaya bahwa kamu adalah orang yang tepat untuk memecahkan masalah mereka. Banyak desainer grafis mengerti tentang trend desain, namun gagal mengerti kebutuhan kliennya. Akhirnya, banyak klien merasa percuma membayar mahal untuk sesuatu yang abstrak bahkan kebutuhan mereka tak dapat terpecahkan.

Software-software yang biasa digunakan oleh para desainer grafis.

1. Adobe Photoshop
desain grafis adobe photoshop

Software pertama yang banyak digunakan dalam dunia desain grafis adalah Adobe Photoshop. Adobe Photoshop memiliki keunggulan dalam digital imaging seperti memanipulasi foto, mengganti latar belakang, menghasilkan gambar tiga dimensi, membuat rancangan desain web dan masih banyak lagi.
Pada awalnya kamu mungkin akan merasa sedikit kesulitan karena kamu masih asing dengan softwarenya. Namun, seperti yang telah disampaikan di atas, kamu harus memiliki yang namanya kesabaran. Perlahan tapi pasti, asalkan tekun, kamu pasti akan dapat menguasai Adobe Photoshop.
2. Adobe Illustrator
desain grafis adobe illustrator
Berikutnya, ada Adobe Ilustrator, sebuah software desain yang memiliki kekuatan khusus untuk membuat desain vektor. Desain apa saja bisa kamu buat, selama bentuknya adalah vektor, seperti logo, ilustrasi, ikon, packaging, dan lainnya.